Meraih “Ketenangan Hakiki”

Setiap situasi kita memiliki situasi dimana kita merasa stres didalam menghadapi ujian hidup ini, banyak yang sampai masuk rumah sakit karena tersiksa oleh dirinya sendiri, yup kali ini saya mencoba shering materi tentang ketenangan yang di bawakan oleh salah satu adik dari aagym workshop yang saya ikuti ini menarik.

Dimana yang mengikuti kegiatan ini adalah para pegawai yang akan memasuki masa pensiun, jadi para pegawai di bekali dengan sikap mental yang benar didalam menikmati masa pensiun, kemudian dibekali dengan berbagai macam materi tentang mengasah kreatifitas dan imajinasi untuk meningkatkan skil dan kemampuan agar semasuknya di pensiun maka dapat memiliki kegiatan yang memberikan benefit dan manfaat serta kemandirian.

Dan materi yang diberikan pada sesi pertama yang sempat saya ikuti karena sudah malam agak mengantuk juga 🙂 tetapi karena trainer bagus maka suasana menjadi menyenangkan, beberapa kiat untuk meraih ketenangan yang di sampaikan oleh adik dari aa gym adalah:

1. Siap.

Dimana kita harus siap menghadapi situasi apapun yang terjadi, baik sesuai dengan keinginan dan tidak sesuai dengan keinginan, karena itu maka didalam mensikapi masalah dengan sikap yang positif, dan tidak mudah marah atau emosi dan selalu mencari hikmah di setiap kejadian

2. Ridho

Ridho adalah belajar untuk mengiklaskan sesuatu yang telah terjadi, sehingga kita tidak selalu melihat kejadian yang sudah lalu, tetapi kita menatap kedepan dengan penuh dengan optimis.

3. Jangan Persulit diri.

Pasti di setiap kejadian yang belum kita tau pasti kebenaranya kadang kita selalu memikirkan sesuatu yang belum terjadi, tetapi sebenarnya kejadian yang bersifat negatif  sehingga kita tidak merasa tenang, dengan mempersederhana dalam melihat suatu masalah maka akan memperoleh ketenangan.

4. Evaluasi diri

Setiap orang tidak ada yang tidak pernah salah, tetapi apabila kita selalu mengevaluasi diri seperti memiliki sifat-sifat yang tidak baik kita terus perbaiki misalnya kita mengetahui kita memiliki sifat malas maka kita terus berusaha untuk memperbaikinya dengan cara lakukan apa yang tidak mau di ” lakukan dalam hal yang positif”

5. Bergantung KepadaNYA

Dan yang terakhir ketenangan sejatinya adalah hanya bergantung kepada tuhan Allah SWT karena apabila misalnya kita berdandar pada kursi maka apabila kursi di ambil maka kita akan hilang kebahagian dan ketenangan, maka dari itu beliau menjelaskan ketenangan hakiki adalah bergantung kepada Allah SWT karena hanya kepadaNYA hidup kita akan mendapat tuntunan dan karunia yang akan memberikan ketenangan bagi kita di dunia dan di akhirat.

mungkin dari sahabat ada tambahan langsung di comen ya.

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *