Dimanakah “Kebahagiaan” Yang Sesungguhnya.

Manusia diciptakan dengan kemampuan berfikir dan memiliki akal dan hati yang merupakan ciptaan tuhan yang sangat luarbiasa paling sempurna di antara semua ciptaanNYA, dan setiap perjalanan kehidupan seorang manusia dari mulai dilahirkan sampai ajal menjemput itu adalah suatu keadaan yang pasti akan dijalani, dan salah satu yang di inginkan adalah kebahagiaan dan ketenangan didalam batin, memang membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk mencapaiya.

Akan tetapi banyak yang mencari ketenangan adalah dengan bekerja dan memiliki motivasi tujuan dengan mendapat harta kekayaan yang banyak baru terasa bahagia, tetapi hidup tidak semudah banyak juga yang memiliki harta kekayaanyang melimpah tetapi didalam hidupnya tidak memiliki ketenangan didalam hidup terasa seperti ada yang kurang.

Memang ketenangan dan kebahagiaan batin tidak bisa di beli hanya dengan materi, karena memerlukan sentuhan hati dan  pikiran yang jernih untuk mencapainya, walaupun affanul.NET sempat “Down” tetapi terus bangkit berapa kalipun kita jatuh, yup shobat kali ini saya shering beberapa tips untuk mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan hati yang sesungguhnya, saya rangkum dari beberapa Tausiah dari para ustat yang memiliki pengetahuan, termasuk saya juga masih perlu untuk terus belajar agar hidup ini nikmati dengan indah, untuk itu saya coba rangkum  3 tips yakni .

1. Mensyukuri Apa Yang Telah Dimiliki

Kadang tidak terasa kita telah diberikan banyak kenikmatan berupa kesehatan, kehidupan, dan akal serta pikiran yang baik, inilah yang perlu di syukuri tidak melihat apa yang di atas tetapi lihat kebawah masih banyak yang lebih kekurangan dari kita.

2. Bergantung Hanya Kepada Tuhan

Dengan bergantung kepada tuhan yang menciptakan alam semesta ini serta keyakinan yang kuat maka sibuknya dunia ini tidak akan membuat resah dan gelisah karena semua telah di atur sesuai sunatullah, dengan terus berusaha dan berdoa menjalankan semua apa yang di perintahkannya maka hidup ini akan Indah.

3. Bekerja dengan cerdas dan hati yang iklahs

Ada ungkapan yang pernah saya dengar memang “tidak semua dapat di beli dengan uang tetapi semua membutuhkan uang” dengan demikian kita bekerja dengan cerdas dengan menjunjung akhlak/etika yang baik seperti jujur, disiplin, amanah, dan sabar maka rejeki tidak akan kemana memang membutuhkan waktu untuk membangun dan membiasakan diri memiliki sifat yang profesional tersebut karena seribu langkah dimulai dari langkah pertama, dan iklas menerima apa yang sudah terjadi serta berusaha memperbaiki kekurangan serta optimis menatap kehidupan yang penuh dengan tantangan.

Semoga kita semua mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya, selamat bekerja shahabatku dimanapun berada,. 🙂

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestEmail this to someone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *